Loading

Senin - Sabtu Buka: 09.00 - 17.00 wib

Sejarah Politenik IDI Aceh Timur

1 Januari 2026 Area Pembangunan Politeknik IDI

Sejarah Politenik IDI Aceh Timur

Daerah Provinsi Aceh yang terletak di bagian paling barat gugusan kepulauan Nusantara, menduduki posisi strategis sebagai pintu gerbang lalu lintas perniagaan dan kebudayaan yang menghubungkan Timur dan Barat sejak berabad-abad lampau. Luas Wilayah Provinsi Aceh sebesar 57.956 km2. Hasil proyeksi penduduk Indonesia tahun 2010-2035 mencatat jumlah penduduk Provinsi Aceh pada tahun 2019 sebanyak 5.371,53 ribu Jiwa, salah satu Kabupaten dalam provinsi aceh yaitu Kabupatren Aceh Timur.

Kabupaten Aceh Timur memiliki letak yang strategis sebagai penghubung antara Provinsi Aceh dengan Provinsi Sumatera Utara setelah Kota Langsa. Secara Geografis Kabupaten AcehTimur terletak antara 4 0̊9’21,08”- 5 0̊6’02,16” Lintang Utara 97 1̊5’22,07 “-97 3̊4’47,22” Bujur Timur dengan ketinggian wilayah yang cukup beragam berkisar antara 0 sampai dengan 240 meter di atas permukaan laut(mdpl) dan kemiringan antara 1 sampai dengan 5 derajat. Iklim Kabupaten Aceh Timur bertipe iklim A dan B seperti daerah tropis lainnya.

Iklim ini sangat dipengaruhi oleh arah angin yang senantiasa bertukar setiap tahunnya, sehingga terdapat dua musim yang berbeda yaitu musim hujan dan musin kemarau. Musim hujan terjadi dari bulan September sampai dengan bulan Februari, sedangkan musim kemarau mulai bulan Maret sampai dengan bulan Agustus, sedangkan suhu udara berkisar antara 260 – 300C dengan kelembaban relatif (RH) rata-rata 75 persen. Curah hujan tertinggi pada tahun 2020 terjadi pada bulan Desember yaitu sebesar 466 mm3, sedangkan curah hujan terendah pada tahun 2020 terjadi pada bulan Maret yaitu sebesar 31 mm3.

Batas administrasi daerah Kabupaten Aceh Timur secara administratif berbatasan dengan beberapa daerah Kabupaten/Kota lainnya di Wilayah Provinsi Aceh, yaitu :

  • 1. Sebelah Utara berbatasan dengan Kabupaten Aceh Utara dan Selat Malaka;
  • 2. Sebelah Barat berbatasan dengan Kabupaten Aceh Utara, Aceh Tengah dan kabupaten Bener Meriah
  • 3. Sebelah Timur berbatasan dengan Selat Malaka dan Kota Langsa; dan
  • 4. Sebelah Selatan berbatasan dengan Kabupaten Gayo Lues, Kabupaten Aceh Tamiang dan Kota Langsa

Luas wilayah Kabupaten Aceh Timur ± 6.040,60 km2 atau 10,53 % dari luas Provinsi Aceh yang terdiri dari 24 Kecamatan, 513 Desa, 54 Mukim yang terdiri dari 1.596 Dusun. Luas wilayah terbesar adalah Kecamatan Serbajadi yaitu seluas 216.566 Ha dan yang terkecil adalah Kecamatan Darul Falah seluas 4.240 Ha. Jumlah penduduk Kabupaten Aceh Timur hasil Sensus Penduduk 2021 adalah 427.032 jiwa terdiri dari 214,455 jiwa penduduk laki laki dan 212.337 jiwa penduduk perempuan. Penyebaran penduduk antar kecamatan di Kabupaten Aceh Timur relatif tidak merata. Kecamatan dengan Jumlah penduduk tertinggi adalah Kecamatan Peureulak dengan jumlah penduduk 46.721 jiwa. Sedangkan Kecamatan dengan penduduk terendah adalah Kecamatan Simpang Jernih dengan jumlah penduduk 3.632 jiwa. Kecamatan Idi Rayeuk yang merupakan pusat kegiatan administrasi pemerintahKabupaten Aceh Timur, pusat kegiatan ekonomi dan pendidikan menampungpenduduk sebanyak 39.535 jiwa. Kepadatan Penduduk di Kabupaten Aceh Timur Tahun 2021 mencapai 70,69 jiwa per km2.

Dari uraian diatas dapat dilihat bahwa Kabupaten Aceh Timur merupakan salah satu kabupaten yang terluas di Provinsi Aceh dengan jumlah penduduk yang mencapai 39.535 jiwa, dan berbatasan dengan 5 kabupaten lainnya. Dengan luas wilayah dan jumlah penduduk tersebut dan berbatasan dengan 5 kabupaten lainnya, sudah selayaknya di Kabupaten Aceh Timur memiliki sebuah perguruan tinggi, yang dapat membantu Pendidikan untuk penduduk Kabupaten Aceh Timur dan kabupaten kabupaten sekitarnya, mengingat sampai saat ini dalam Kabupaten Aceh Timur belum ada satupun perguruan tinggi baik negeri maupun swasta.